kalau saya;
Merelakan mereka yang berniat serius dengan saya. bukan menolak tapi membiarkan.
saya bilang " Saya ini sedang jatuh cinta dengan satu orang laki-laki, ketika saya jatuh cinta pantang bagi saya menerima hati lain, tapi tidak menutup kemungkinan suatu saat justru kita yang bersama. jodoh tidak ada yang tahu bukan ? "
tapi mereka memilih jalan yang bukan saya fikirkan. jelas ! mana ada manusia yang mau menunggu lama seseorang yang masih dimabuk asmara dengan seorang lainnya. mungkin ada beberapa saja. tapi mereka tidak termasuk.
memilih menjalani hidup dengan wanita lain, mencari bahagia yang memang seharusnya mereka dapatkan dan mungkin memang bukan dari saya.
Kalau dulu saya menerimanya belum tentu hari ini adalah hari bahagia kami
Kalau saya menerimanya belum tentu saya bisa seperti sekarang.
sedangkan saya memilih bersama dengan laki-laki yang saya saja
tidak yakin apakah luka masalalunya sudah sembuh atau belum. saya
memilih bersamanya, merawatnya, berharap luka itu sembuh dan bisa
kembali merasakan jatuh cinta. tentu saya berharap itu dengan saya.
Apapun yg saya pilih, saya sudah fikirkan resikonya.
Ngga pernah menyesal, sekalipun ternyata saya gagal dengan pilihan saya.
Yg terpenting, saat ini saya harus bisa bernafas, bukan untuk diri saya tapi untuk orang lain.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar