Selasa, 09 Juni 2020

Pesan Terakhir Dari Punggungmu

Setelah gugur daun dan gugur embun
diranting kecil disudut terpencil...
pandang terakhirku pada punggungmu
padu dilingkar hati menyunting sepasang cincin
lalu terkait dikering ranting...
dan ketika terakhir kali kau pergi setengah berlari
mungkin rasamu coba sembunyi...
atau mungkin engkau masih baik hati
tak biarkanku melihat isakmu...
isak yang ditarikan air mata yang jatuh meletakan segala harapan tuk ditanggung kebersamaan..
meneguhkan rindu-rindu yang biru
rindu yang tak lagi bisa
tuk mengurai rumitnya cinta
karena jalan kita berbeda
searah nan bersimpang rasa...
kini semua direnggut sunyi
esok tak lagi saling memiliki
hanya kenangan diangan hanya do'a-do'a
harapan kita telah saling meninggalkan
dan saling memberi pesan
jangan lalu kita kan saling benci
karena kita tak saling memiliki lagi...

Senin, 08 Juni 2020

Pilihan

“Apasih keputusan terberat yang pernah lo ambil & sampai hari ini sama sekali ngga pernah lo sesali ?”

kalau saya;
Merelakan mereka yang berniat serius dengan saya. bukan menolak tapi membiarkan.
saya bilang " Saya ini sedang jatuh cinta dengan satu orang laki-laki, ketika saya jatuh cinta pantang bagi saya menerima hati lain, tapi tidak menutup kemungkinan suatu saat justru kita yang bersama. jodoh tidak ada yang tahu bukan ? "

tapi mereka memilih jalan yang bukan saya fikirkan. jelas ! mana ada manusia yang mau menunggu lama seseorang yang masih dimabuk asmara dengan seorang lainnya. mungkin ada beberapa saja. tapi mereka tidak termasuk.
memilih menjalani hidup dengan wanita lain, mencari bahagia yang memang seharusnya mereka dapatkan dan mungkin memang bukan dari saya.

Kalau dulu saya menerimanya belum tentu mereka sebahagia sekarang
Kalau dulu saya menerimanya belum tentu hari ini adalah hari bahagia kami
Kalau saya menerimanya belum tentu saya bisa seperti sekarang.

sedangkan saya memilih bersama dengan laki-laki yang saya saja tidak yakin apakah luka masalalunya sudah sembuh atau belum. saya memilih bersamanya, merawatnya, berharap luka itu sembuh dan bisa kembali merasakan jatuh cinta. tentu saya berharap itu dengan saya.

Apapun yg saya pilih, saya sudah fikirkan resikonya.
Ngga pernah menyesal, sekalipun ternyata saya gagal dengan pilihan saya.
Yg terpenting, saat ini saya harus bisa bernafas, bukan untuk diri saya tapi untuk orang lain.

Minggu, 07 Juni 2020

Pertemuan

Bukan tentang sudah berapa lama tidak bertemu tapi,
sampai kapan kita tidak bertemu ?

semakin hari, ungkapan " Rindu " hanya menjadi beban bukan ?

Jumat, 05 Juni 2020

Bintang Harapan

Saya pengen cerita waktu saya ketemu dia.

Waktu saya lagi kehilangan arah, saya ketemu dia, awalnya ngga ada intensi apa-apa sik, cuma berteman aja. Tapi gatau kenapa hati saya tersentuh.

Pokoknya dari dia, saya belajar bangun mimpi-mimpi dan rencana mulia, gitu. Waktu saya ngga tau harus ngapain, dia gapernah nuntut, dia pelan-pelan tuntun. Mungkin dari situ, secara ngga sadar saya dibentuk.
Pertama kalinya saya ketemu sama orang "Sehebat" itu.

Atau mungkin, saya cuma kagum sama dia. Atau lebih dangkalnya lagi, saya cuma suka sama pikiran saya tentang sosok dia. Banyak sik ilmu yang saya dapet dari dia. Gimana dia bisa sedewasa itu merangkul jiwa saya yang masih labil.

kepada kamu Bintang ( panggilan saya untuk dia ), kalau kamu lihat sebuah pengakuan ini, saya mau kamu tau, saya menyayangi kamu. dimana pun kamu saat ini, bersama siapapun kamu saat ini. bahagia selalu ya :) 

Kamis, 04 Juni 2020

Saya

hallo saya seorang perempuan dari keluarga keturunan tubagus sastradiwirya.
saya ngga tau silsilah keluarga saya karna saya ngga pernah mencari tau kenapa saya dari keluarga ini. entah buat saya ini ngga penting. yang saya tau kakek saya bernama Toebagoes Yusman Sastradiwirja, anak dari Toebagoes Yunus Sastradiwirja. ayah saya bernama Tubagus Ule Sulaeman Sastradiwirya menikah dengan seorang perempuan bernama Ridayati. dan saya adalah anak pertama dari pasangan ini.

Sangat berat menjadi bagian dari keluarga ini. semuanya harus saya lakukan dengan hati-hati.
orang tua saya sering bilang " Kamu jangan macam-macam ya, jangan sampai buat malu keluarga, kamu ini dari keluarga terhormat" kalian tau ? ini sangat menyiksa saya.
banyak saya mendengar orang-orang bilang " wah dari keluarga berdarah biru nih," dll.

semua orang menganggap saya dari keluarga yang benar-benar keluarga kerjaan yang terhormat, kaya raya, dll. tapi ngga.

sama seperti yang lain. keluarga saya sederhana, ngga kaya raya. hanya saja title ini melekat dinama kami.

Jarak

  Kenapa manusia lain ngga bisa mencintai dengan jarak? Kenapa jarak selalu menjadi alasan rasa itu memudar ? Kenapa jarak selalu membuat ...